|
Senin, 01 Maret 2010 , 12:28:00
Pontianak. Pelaksanaan festival naga, salah satu dari rangkaian perayaan Cap Go Meh Pontianak berakhir. Naga Budiman Sungai Jernih keluar sebagai juara pertama dengan nilai 566. Disusul Naga Merdeka dan Dragon Sedau Singkawang sebagai juara II dan III.
Riuh kegembiraan tampak dari para pemain naga-naga juara. Perwakilan tiap naga langsung diminta ke atas tribun panitia mendapatkan piala.
Piala juara I diserahkan Harso Utomo Suwito, ketum Majelis Adat dan Budaya Tionghoa. Sedangkan untuk juara II dan III masing-masing diserahkan Lim Hui Kuang, ketua Panitia Pelaksana Festival Cap Go Meh dan Tio Yau Peng.
“Kami berhasil membawa naga-naga ini untuk berkumpul di sini membuka acara ini, sehingga tidak banyak yang berkeliaran. Terlebih seperti yang kita tahu, hari ini Maulid, jadi saling menghargai,” kata Harso.
Sejauh ini, ia memandang pelaksanaan kegiatan Cap Go Meh di Pontianak luar biasa. Walaupun semua kegiatan dikemas dalam momen Cap Go Meh, banyak juga warga di luar entis tionghoa yang iktu meramaikan.
“Bukannya ini suatu kebersamaan yang bagus. Kalau kita lihat tadi banyak juga pemain naga yang dari etnis lain,” ujarnya.
Ditegaskannya pula, naga-naga yang ada dihimbau untuk tetap ikut dalam ketentuan yang telah disepakati. “Komitmen ini harus tetap kita jaga untuk saling menghargai etnis dan agama yang berbeda,” pungkas Harso.
Sementera itu disampaikan pula, hadiah uang tunai untuk pada juara I-III festival naga bakal diserahkan pada penutupan Cap Go Meh Pontianak, 28 Februari. Usai pelaksanaan festival naga hanya diumumkan pemenang dan diserahkan piala. Total hadiah tunai yang didapat pemenang Rp22,5 juta. Juara I mendapat Rp10 juta, juara II Rp7,5 juta, dan juara III Rp5 juta.
Pertandingan itu diikuti delapan ekor naga. Antara lain Dragon Sedau Singkawang, Persatuan Naga Barongsai Kalbar, Naga Siaga Kubu Raya, Naga Budiman Sungai Jernih, Naga Yayasan Bhakti Suci, Naga Merdeka, Naga Mutiara Siantan, dan Naga Gajahmada 14. (RAY)
|