Kamis, 09 September 2010
Hot Topics >>
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD
 
 
   
Senin, 08 Februari 2010 , 03:52:00

Pasukan paramiliter Tiongkok yang baru saja direkrut dilatih para seniornya. NATO ingin merangkul Tiongkok selaras peningkatan jumlah dan teknologi militer Tiongkok. (FOTO : Reuters)
Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen meminta NATO meningkatkan hubungan dengan negara-negara seperti Tiongkok, India dan Rusia. Rasmussen juga mengusulkan agar pakta pertahanan ini diubah menjadi forum konsultasi keamanan global.

Usul ini disampaikan Rasmussen dalam konferensi keamanan di kota Munchen di Jerman yang berakhir, Minggu (8/2). Selama ini kerja NATO terfokus ke Afghanistan dan ini bisa dipahami karena ada persoalan yang harus diselesaikan.

Sekjen NATO mengatakan pelajaran yang dapat diambil dari Afghanistan di antaranya adalah perlunya kerja sama dengan beberapa negara di luar NATO. Rasmussen menegaskan terdapat 16 negara bukan anggota NATO yang mendukung misi militer pimpinan NATO di Afghanistan.

Salah satu di antaranya adalah Pakistan. Tetapi Rasmussen juga mengusulkan hubungan yang lebih erat dengan negara-negara lain.

Peran baru
"Afghanistan yang stabil penting bagi India dan Cina. Kedua negara ini bisa membantu Afghanistan. Demikian juga dengan Rusia," ujar Rasmussen. Dalam kesempatan ini ia bertanya apakah akan ada dampak negatif dari peningkatan hubungan NATO dan tiga negara tersebut.

Rasmussen mengatakan untuk bisa mengatasi ancaman keamanan modern, harus ada keterlibatan para pemain utama dunia secara lebih aktif dan sistematis. Untuk bisa mewujudkan harapan ini, NATO harus menjadi pusat jaringan kemitraan dan konsultasi keamanan.

Dalam menjalankan fungsi ini, jelas Rasmussen, bukan berarti NATO nantinya akan bersaing dengan PBB. Namun tetap saja ada pihak yang bertanya-tanya, apakah dengan usul ini NATO mencari peran baru di masa depan. (bbc/xinhua/interfax/aljazeera/q)
 
 
(0) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
    M3H7Z
   
 
   
  + Other News / Category     
 
   
Home Mingguan Utama Bisnis Analisa Patroli Lintas Barat Lintas Utara Lintas Selatan Lintas Timur
Our network :
Jawa Pos - Batam Pos - Fajar - Sumatera Ekspres - Pontianak Post - Radar Banjarmasin - Kaltim Post - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan
Kalteng Pos - Radar Sampit - Tabloid Nurani - Oto Trend - Rakyat Merdeka - Tabloid Nyata - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten
Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Sulteng - Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Equator
Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao - Radar Tuba - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Radar Palembang
Rakyat Lampung Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos
Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos - Lombok Post - Manado Post - Malut Post - Gorontalo Post
Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres - Ambon Ekspres - Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika